Profil lengkap, sejarah, visi & misi, tujuan, struktur organisasi, dan pimpinan kampus.
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau (STIFAR Riau) dibuka pada tahun 2002 dengan izin Menteri Pendidikan Nasional SK No. 170/D/O/2002 tanggal 12 Agustus 2002. Pendirian STIFAR Riau merupakan jawaban atas semakin bertambah dan meratanya tempat-tempat pelayanan kesehatan yang memerlukan penambahan berbagai jenis tenaga kesehatan, khususnya tenaga kefarmasian di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.
Saat ini STIFAR Riau menyelenggarakan empat program studi yang terakreditasi LAM-PTKes, yaitu Program Studi DIII Farmasi, S1 Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA), dan Magister Farmasi.
Menjunjung tinggi etika kejujuran, integritas, norma agama, serta tata nilai luhur bangsa.
Menguasai keahlian kefarmasian dengan standar mutu teruji, berdisiplin, dan bertanggung jawab.
Berjiwa inovatif, kreatif, mandiri, dan jeli melihat peluang pengembangan usaha kefarmasian.
Semakin bertambah dan meratanya tempat-tempat pelayanan kesehatan, sehingga memerlukan penambahan berbagai jenis tenaga kesehatan baik berupa penambahan jumlah maupun peningkatan mutu pengetahuan dan keterampilan, termasuk tenaga farmasi. Sejalan dengan kebijakan Departemen Kesehatan maka upaya meningkatkan kualitas tenaga farmasi lebih diarahkan pada peningkatan tenaga farmasi tingkat Ahli Madya/D-III dan Strata 1/Apoteker. Kehadiran perguruan tinggi sebagai wahana masyarakat akan lulusan perguruan tinggi mengalami perubahan dari masa ke masa, sesuai dengan perkembangan di bidang industrialisasi yang diimbangi dengan mempersiapkan tenaga kerja yang profesional dibidangnya baik dari segi keterampilan maupun budaya kerja.
Menyadari betapa pentingnya tujuan pengembangan pendidikan nasional serta kebutuhan pembangunan dalam rangka untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, maka peranan lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi sangat diharapkan. Di Provinsi Riau, terutama Kota Pekanbaru mutlak didirikan Program Pendidikan Strata 1 Farmasi, karena output-nya juga diharapkan dapat mengantisipasi dampak perkembangan wilayah, arus persaingan bebas dan eksistensi Provinsi Riau untuk mengambil peran penting dan bertanggung jawab mengembangkan sumber daya manusia yang profesional dan mewujudkan pengembangan pendidikan nasional.
Oleh sebab itu Yayasan Universitas Riau telah memprakarsai berdirinya perguruan tinggi bidang farmasi yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau yang dibuka pada tahun 2002 dengan izin Menteri Pendidikan Nasional Sk No. 170/D/O/2002 tanggal 12 Agustus 2002. Tiga Program Studi telah terakreditasi untuk Prodi D3 diakreditasi oleh LAM-PTKes dengan No. : 0092/LAM-PTKes/Akr/Dip/II/2020, Prodi S1 diakreditasi oleh LAM-PTKes dengan No. : 0739/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2019, dan Prodi Profesi Apoteker diakreditasi oleh LAM-PTKes dengan No. : 0740/LAM-PTKes/Akr/Pro/XII/2019.
Menjadi Perguruan Tinggi Farmasi yang unggul dalam menghasilkan lulusan yang bermoral dan profesional, entrepreneurial dan kompetitif dalam pekerjaan kefarmasian, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian berbasis sumber daya alam lokal di tingkat ASEAN pada tahun 2030.
Jajaran pimpinan yang mengarahkan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di STIFAR Riau.




Siap bersaing di tingkat nasional dan regional ASEAN dengan kemampuan adaptasi IPTEK modern.
Menyelenggarakan pendidikan kefarmasian yang komprehensif dan progresif untuk menghasilkan lulusan yang bermoral, profesional, berjiwa entrepreneurial dan kompetitif dalam melakukan pekerjaan kefarmasian yang terstandar di tingkat ASEAN.
Melakukan penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian yang berbasis sumber daya alam lokal.
Melakukan kegiatan diseminasi dan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.